Obat Anti Rayap Serbuk Dust Paling Laris di Indonesia !!!

Jual Umpan Rayap Kayu dan Cair Berbentuk Bubuk

Tanya Jawab Seputar Rayap 2

/
/
87 Views

Semua Jawaban oleh
(Drs. Muhammad Amir Msc – Museum Zoologi, Bogor)
Pertanyaan :

1. Benarkah rayap hanya memakan kayu? Bagaimana dengan bahan PVC ?

Jawaban :

Rayap yang makan PVC beluk diketahui dengan pasti, Namun di Australia pernah dilaporkan adanya seng yang dimakan oleh rayap.

Pertanyaan :

2. Apakah mungkin terjadi penularan rayap dari daerah lain dengan cara terbawa sesuatu kedalam bangunan, mengingat rayap hanya mungkin hidup dalam suatu koloni rayap.

Jawaban :

Koloni rayap dapat timbul di daerah ain atau di daerah yang baru karena adanya laron yang terbang ke daerah lain. Bila laron berhasil menemukan lawan jenisnya, maka akan terjadilah koloni baru.

Pertanyaan :

3. Bagaimana cara rayap bernafas didalam tanah.

Jawaban :

Rayap bernafas dengan jalan mengambil O2 dari tanah karena O2 juga terdapat dalam tanah. Disamping itu rayap juga membuat saluran-saluran dalam tanah agar O2 dapat masuk.

Pertanyaan :

4. Apakah rayap dapat memakan sel-sel kayu yang masih hidup, tidak hanya memakan sel-sel kayu yang mati saja.

Jawaban:

Ada jenis rayap yang memang memakan sel-sel kayu hidup dan ada juga rayap yang memakan hanya sel-sel kayu yg sudah mati. Namun kebanyakan yang dimakan oleh rayap adalah sel-sel kayu yang sudah mati.

Contoh :

Nectotermes dan Odondotermes memakan kayu hidup dan kayu mati. Rayap ini menyerang pangkal batang dalam tanah pada tanaman kayu putih sehingga tanaman roboh seperti halnya yang terjadi di pulau Jawa dan Madura.

Informasi tambahan:

Menurut Prof Dr Ir Surjono Surjokusumo (Fakultas Kehutanan, IPB Bogor)

Di seluruh negara bagian Amerika sudah terdeteksi adanya rayap. Barangkali hal ini karena manusia membawa barang-barang yang sudah mengandung rayap didalamnya. Hal ini karena perubahan lingkungan yang dilakukan manusia akan menimbulkan ekologi baru yang dapat menguntungkan bagi kehidupan rayap.

Berikutnya jawaban tambahan dari Ir Dodi Nandika MS (Fakultas Kehutanan IPB, Bogor)

Di IPB kami sedang mencoba soil treatment dengan menggunakan kapur dan keadaan Tanah berpasir. Ada kecenderungan makin tinggi kapur, maka populasi rayap akan menurun. Mungkin kapur menyebabkan suhu semakin tinggi, sehingga rayap akan mati atau kapur merupakan racun. Sampai tulisan ini dibuat percobaan masih berlangsung dan belum selesai.

Pertanyaan:

5. Kita ketahui bahwa pengawetan pada kayu akan meningkatkan daya tahan terhadap serangan serangga. Dalam pengawetan kayu lapis ada kecenderungan dilakukan dengan cara perendaman.

Pertanyaan saya adalah, bagaimana pengaruh tindakan tersebut terhadap penurunan daya rekatnya, karena kalau diawetkan, mungkin awet tapi lebih cepat mengelupas?

Jawaban oleh Ir Abdurrahim Martawijaya, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, Bogor) :

Kita ada kegiatan penelitian lebih mendalam untuk mengetahui efek pestisida pada daya rekat. Adapun sebagian caranya adalah dengan menggunakan berbagai macam pestisida serta dengan berbagai macam teknik telah digunakan. Diantaranya yaitu apakah lebih difokuskan efek terkena pas hanya pada perkataan yang digunakan, atau terhadap venirnya.

Karena ada 3 macam kemungkinan mengenai pengawetan kayu lapis ini:

1. Perkataan diberi pestisida
2. Venirnya sebelum direkatkan di beri pestisida
3. Triplek itu sendiri yang diberi pestisida

Pertanyaan:

6. Adakah Cara pengendalian hama rayap yang baik, paling ekonomis serta dapat dipertanggungjawabkan karena tidak mengganggu kesehatan.

Jawaban:

Kalau kita hanya menggunakan soil treatment saja, berarti hanya membatasi barrier di bawah rumah supaya tidak diserang oleh rayap, terutama rayap tanah. Tetapi jenis organisme lain seperti bubuk kayu, rayap kayu kering atau jamur tidak dapat dilakukan pengendalian hanya dengan soil treatment. Dalam hal ini, soil treatment sudah sangat banyak membantu dalam mencegah serangan rayap tanah, yang mana rayap tanah merupakan penyerang utama pada bangunan rumah.

😑
☹️
😐
☺️
😍
5/5😍1
It is main inner container footer text
error: Mau Copy Ya, Cubit Lho Ya !!
Chat Whatsapp